Sabtu, 20 Juni 2009

MANGGA MANALAGI


Saat ini mangga mulai musim dan bisa kita lihat di pasar dan supermarket sudah ada harum manis, manalagi dan mangga raja (di supermarket disebut budi raja) padahal di derah asalnya (Jawa Timur) namanya Raja (nggak pakai budi).

Kali ini yang terpilih untuk dibahas adalah mangga manalagi. Secara fisik bila dibandingkan dengan mangga lainnya, manalagi termasuk salah satu jenis yg lebih kecil (setelah gedong dan lalijiwo).

Nama buah yang nama latinnya Mangifera indica ini berasal dari bahasa Tamil dan Malayalam manga. Kata ini diindonesiakan menjadi mangga; dan pada pihak lain, kata ini dibawa ke Eropa oleh orang-orang Portugis dan diserap menjadi manga (bahasa Portugis), mango (bahasa Inggris) dan lain-lain.
Mangga berasal dari perbatasan India dengan Burma, mangga telah menyebar ke Asia Tenggara sekitar 1500 tahun yang silam. Buah ini dikenal pula dalam berbagai bahasa daerah, seperti mempelam (Melayu.), pelem atau poh (Jawa.), dan lain-lain.


PASURUAN & PROBOLINGGO
Bagi yang berasal dr Jawa Timur tentu tidak asing dengan kota tsb. Dr kedua kota ini banyak dihasilkan berbagai jenis mangga yang dikirim ke Jakarta. Salah satu jenis mangga tsb adalah manalagi.
20 km dari kota Pasuruan terdapat salah satu kebun percobaan dan khabarnya mempunyai koleksi buah terlengkap dan terbesar di Asia Tenggara namanya Cukurgondang. Untuk tingkat dunia hanya kalah dengan India. Kebun tersebut merupakan peninggalan pemerintah kolonial Belanda. Pertama dirintis pada tahun 1935 dan bibit mulai berhasil ditanam pada tahun 1941. Sayangnya kebun percobaan tsb pengelolaannya tidak maksimal dan kurang mendapat perhatian yang cukup dari pemerintah.
Bayangkan di kebun yang luasnya 13.5 hektar tsb terdapat :

143 varietas harum manis
31 varietas mangga golek
69 varietas mangga manalagi.

Berapa banyak varietas/jenis mangga manalagi yg kita kenal? Bandingkan dengan total varietas manalagi yang 69 macam tsb.

HABITAT
Tanaman mangga termasuk manalagi adalah tanaman dataran rendah. Tanaman ini dapat tumbuh dan berkembang baik di daerah dengan ketinggian antara 0-300 m di atas permukaan laut. Meskipun demikian, tanaman ini juga masih dapat tumbuh sampai ketinggian 1.300 m di atas permukaan laut. Daerah dengan curah hujan antara 750-2.250 mm per tahun dan temperatur 24-27° C merupakan tempat tumbuh yang baik untuk tanaman buah ini. Jenis tanah yang disukainya adalah tanah yang gembur, berdrainase baik, ber-pH antara 5,5-6, dan dengan kedalaman air tanah antara 50-150 cm.
Pohon mangga umumnya diperbanyak dengan system okulasi tapi walaupun bisa juga dengan system sambung pucuk maupun cangkok.

CIRI-CIRI

Dibandingkan mangga jenis lainnya, secara fisik manalagi relatif lebih kecil bila dibandingkan harum manis, golek ataupun indramayu.
Warna kulit hijau cerah dengan bintik putih. Bintik tsb lebih besar dibandingkan bintik jenis mangga lainnya.

Saat masih mentah, rasa manalagi tidak seasam mangga lainnya, bahkan cenderung manis.
Warna kulit akan berubah menjadi hijau tua saat benar-benar matang.
Paling enak dikonsumsi pada saat kondisi buah sudah tua, warna daging putih kekuningan. Pada saat sudah benar-benar matang warna daging berubah seperti mangga lainnya (kuning-orange).

Daun mangga manalagi tidak selebar mangga harum manis ataupun indramayu, sehingga terlihat lebih panjang.

Saat berbuah, dalam satu tangkai bisa berisi lebih dari 10 buah mangga. Bandingkan dengan harum manis yg dlm satu tangkainya maksimal hanya sekitar 10 buah.

KEGUNAAN/MANFAAT

Dagingnya saat masih mentah biasa dijadikan salah satu campuran rujak atau dibuat sambal rujak.
Kayu mangga cukup keras dan kuat dan biasa dijadikan bahan kerajinan tangan.
Biji mangga biasanya dijadikan makanan ternak.
Bahkan di India pada saat musim paceklik, biji mangga dijadikan bahan pangan.Daun-daun mangga kerap digunakan secara ritual dalam dekorasi upacara perkawinan atau keagamaan Hindu.

LAIN-LAIN
Di Filipina, mangga dijadikan simbol nasional.
Dalam kitab suci Weda agama Hindu, mangga dianggap sebagai “hidangan para dewa.

SELAMAT DATANG MUSIM MANGGA

2 komentar:

  1. Pohon mangga manalagi pada pertama kali berbuah kurang lebat ? Apakah itu benar ? Supaya bakal buah tidak rontok di kasih apa ya ?

    BalasHapus
  2. makasih infonya,
    tp ketrangan bijinya koq g ada?
    hufft, musti mnjarah k tmpt lain nie.

    BalasHapus